Friday, May 23, 2014

Macam-macam ukuran sprei kasur


Kasur spring bed yang kita pakai tersedia dalam berbagai ukuran. Ukuran kasur menentukan penggunaan kasur tersebut apakah untuk digunakan tidur satu orang, dua orang atau tiga orang. Perlu diketahui bahwa setiap negara cenderung memiliki standar ukuran kasur sendiri-sendiri. Namun secara umum penamaan ukuran dan dimensi kasur tidak banyak berbeda. Berikut ukuran kasur standar yang banyak digunakan produsen spring bed di Indonesia.

Pengukuran ini dilakukan supaya tidak terjadi kesalahan ketika memilih sprei. Karena beberapa orang menyebut ukuran kasur dengan sebutan nama, misal king size, kasur nomer 2, single size dan sebagainya. Namun pada beberapa orang lainnya lebih suka untuk menyebutkan ukuran seperti misalnya 120x200, 200x200, 90x200 dan sebagainya. Dengan adanya catatan ini diharapkan dapat membantu untuk menentukan ukuran sprei yang tepat.

Ukuran 90 cm x 200 cm (Single Size)
Spring bed ukuran 90 cm x 200 cm sering disebut dengan kasur ukuran single size atau kasur ukuran nomor 4. Kasur ini disebut single size karena digunakan untuk tidur satu orang.

Ukuran 120 cm x 200 cm (Double Size)
Spring bed ukuran 120 cm x 200 cm sering disebut dengan kasur ukuran double size atau kasur ukuran nomor 3. Kasur ini disebut double size karena dapat digunakan untuk tidur dua orang. Kadang ukuran ini disebut super single size, karena lebih sering digunakan untuk tidur satu orang.

Ukuran 160 cm x 200 cm (Queen Size)
Spring bed ukuran 160 cm x 200 cm sering disebut dengan kasur ukuran queen size atau kasur ukuran nomor 2. Kasur ini biasanya digunakan untuk tidur dua orang.

Ukuran 180 cm x 200 cm (King Size)
Spring bed ukuran 180 cm x 200 cm sering disebut dengan kasur ukuran king size atau kasur ukuran nomor 1. Kasur ini biasanya digunakan untuk tidur dua orang.

Ukuran 200 cm x 200 cm (Super King Size)
Spring bed ukuran 200 cm x 200 cm sering disebut dengan kasur ukuran super king size. Kasur ini pada dasarnya dapat digunakan untuk tidur tiga orang, walaupun lebih sering digunakan untuk tidur dua orang.



Semoga bermanfaat.. ^,^

 sprei kasur


Monday, May 12, 2014

Mengatasi Ompol Pada Anak

Ngompol pada bayi seringkali disebut juga sebagai ngompol primer. Ngompol primer terjadi diduga akibat dari keterlambatan proses pematangan sistem saraf pada anak anak. Ompol atau sering juga disebut dengan nokturnal enuresis ialah pengeluaran urine yang tidak disadari pada saat tidur. Terkadang definisi ngompol juga digunakan untuk menyebut anak anak yang gagal mengontrol pengeluaran urine saat mereka terjaga. Pada usia 5 tahun, kurang lebih 20% dari anak anak akan ngompol sekali dalam sebulan. Dari jumlah itu, 5% dari anak laki laki dan 1% dari anak perempuan akan ngompol pada malam hari. Memasuki usia 6 tahun, prosentase anak yang ngompol akan berkurang menjadi 10% dan sebagian besar adalah anak laki laki. Prosentase anak yang ngompol setiap tahun akan terus berkurang menjadi setengahnya setelah sang anak melewati usia 5 tahun. Ada pula ahli yang menghubungkan riwayat keluarga dengan ngompol primer ini. Jika salah satu dari orang tuanya mempunyai kebiasaan ngompol maka kemungkinan 45% anaknya akan mempunyai kebiasaan yang sama.

Apa yang menjadi masalah utama dari ngompol primer?
Masalah utama yang dihadapi oleh anak anak pengompol primer adalah ketidakmampuan otak untuk menangkap sinyal yang dikirimkan oleh kandung kencing yang sudah penuh saat sang anak terlelap. Kenyataannya, kapasitas kandung kencing pada anak pengompol lebih kecil daripada anak anak yang normal.

Bagaimana mengatasi ngompol primer?
Cara mengatasi ngompol primer sangat berhubungan dengan waktu. Kesabaran dan peran serta orang tua sangat diharapkan. Namun tidak sedikit dari mereka yang frustasi dengan lamanya sang anak mengalami ngompol primer. Karena sang Bunda juga akan kerepotan mengganti sprei kasur yang tiap hari harus di ganti karena basah terkena ompol. Sprei yang biasa digunakan juga tidak bisa menahan rembesan ompol yang nembus ke kasur. Dan hal ini tentu saja membuat kasur menjadi bau ompol. Untuk masalah ini sebaiknya Bunda menggunakan sprei yang bisa menahan ompol si kecil agar tidak tembus ke kasur atau yang sedang rame sekarang adalah sprei anti air/ sprei waterproof.

Jika hal itu sudah dilakukan Bunda juga bisa mencoba melakukan berbagai cara untuk mengatasi ompol si kecil termasuk dengan memberikan penghargaan atau hadiah bila sang anak tidak ngompol. Ternyata tindakan ini cukup berhasil dalam mengatasi ngompol primer. Tujuh puluh lima persen dari anak pengompol primer mengalami kemajuan yang berarti dengan cara ini. Orang tua yang selalu memotivasi anaknya untuk mengontrol kebiasaan ngompol sangat berpengaruh terhadap kemampuan sang anak dalam mengendalikan pengeluaran urine.

Selamat mencoba Bunda.. semoga membantu.. ^,^

 sprei terkena ompol